merangkak ke Merbabu -_____-

Perjalanan dimulai dari kota Jakarta, tepatnya kossan cana, sebelum sempat saling menunggu lama karena ada beberapa barang yang mau dibeli (kebiasaan kalo mo jalan2 pasti belanja2 dulu wkwkwk) akhirnya kita semua udauh siap, terus lanjut ke stasiun senen, naek taxi secara barang bawaanya banyaak hahaha,, ketemu sama temen2 Petualang 24 taroh barang trus masih sempet buat makan malam😀 di warung sempat ketemu ulfah sama oman, trus kita ngobrol2 ketawa ketawa, setelah makan kembali ketemu sama temen2, cana sempat beli aqua dulu untuk perjalanan selama dari jakarta ke semarang dan selama dari semarang ampe di merbabu.

huaa perjalanan naek gunung LAGI!! karena selalu gagal mau ke pantai akhirnya pilihan yang ada yaa gunung lagi gunung lagi -___- but i really enjoy it, apalagi mengetahui indahnya alam ciptaan Tuhan. Perjalanan di mulai di statsiun senen, seperti biasa tugas saya hanya membawa kamera dan barang2 berharga, sama seperti gw yg berharga makanya kalo gw ilang abislah mereka karena hape, uang dll ada di gw hahahahaha😀 menunggu kereta menuju semarang kita sempat packing ulang karena mengisi air minum dan foto2, saat menaiki kereta, langsung ambil posisi, sekarang kereta ekonomi udah ada nomernya jadi tidak usah ragu untuk tidak mendapatkan tempat duduk :D perjalanan lumayan panjang, dari jam 10 malam kita baru sampai di semarang pagi hari keesokkan harinya, setibanya di semarang, beberapa teman kembali menuju alfamart untuk berbelanja tambahan, ada yang ke toiled juga dan kembali packing.

Tidak begitu lama di statiun karena bapak ts hanya mengecek untuk tiket kembali serta memanggil angkutan dicarter untuk menuju kaki gunung merbabu. Kali ini kita melewati jalur Chuntel dan akan turun lewat Selo. Sesampainya di pos pendakian, kita ada yang ganti baju, foto2 ke toiled makan dll, untuk persiapan menuju puncak Menara.

Gn. Merbabu memiliki 7 Puncak, untuk saat ini target kita adalah puncak menara. Sebelum memulai pendakian kami sempat berfoto bersama, dan lanjut berjalan. Yaa kebiasaan gw sama cana kalo jalan yaa jalan aja terus, karena kalo berhenti2 malah lebih cape, jadi  sehabis packing (makanan jadi yang dibeli) ke toiled, foto kami langsung jalan. Benar2 Gn. Merbabu membuat saya harus ngesot, tertatih tatih, dari pos pendakian hingga pos bayangan 1 saja capenya udah kayak naek turun Rinjani, gilaaak capeeek bangeeeeeed (mungkin karena tidak ada persiapan olahraga terlebih dahulu jadi sangaaad sangaad berasa sekali) perjalanan lebih lambat, karena capek, pegal, lelah. Tapi kami tetap semangaad berjalan perlahan. Diperjalanan kita disuguhi dengan pemandangan2 yang luar biasa cantiknya, kadang berada diatas melihat perjuangan kita yang sudah dilalui dari awal pos pendakian menambah semangat baru untuk terus naik naik naik dan naik😀 walau kadang hujan berhenti cerah mendung hujan lagi, tapi kami benar2 menikmatinya.

kecapean selama mendaki

Tidak terasa sudah 2 jam berjalan akhirnya kita beristirahat untuk makan, mengambil makanan yang telah dibeli tadi, setelah makan kami beristirahat sebentar, tidak begitu lama hanya menurunkan makanan yang dimakan tadi lalu kembali berjalan, agar badan tidak terlanjur dingin, kembali dijalan kami disuguhkan dengan hujan, panas, mendung, berangin, kabut tapi kami menikmatinya, sesaat puncak menara pun terlihat menambah semangad untuk segera sampai, tapi sayaangny hujan semakin besar, angin semakin kencang,
dan badan sudah kedinginan😦 tapi kami terus berjalan, karena badan sudah terlanjur basah, setelah hujan reda cepat2 saya mengeluarkan sarung tangan karena sudah sangad kedinginan. Tapi sepertinya sarung tangan sudah tidak bermanfaat lagi dikarenakan badan saya sudah sangad dingiiiiinn.. Terpaksa harus bergerak lebih cepat biar tubuh menjadi panas dan segera untuk menikmati sunset😀 sesampainya di puncak menara ada beberapa biskuit yang cukup membantu mengganjal perut.


Total perjalanan kurang lebih 5jam dari pos pendakian hingga ke puncak menara, plus banyaaaaknya istirahat hahahha,,, setelah itu cana langsung membangun tenda, dan setelah tenda siap saya menyusun peralatan didalam tenda, menghangatkan badan, berganti
pakaian, tapi tidak lupa juga dengan berfot narsis bersama di atas menara😀 sesudah itu, kami masak dan makan malam bersama, ada menu special ayam bakar🙂 dikarenakan ada teman kita yang koki🙂 hehehehe ahh benar2 menyenangkan. Habis makan, ngobrol2, cana keluar tenda untuk foto2, sedangkan gw sudah meringkuk didalam sleeping bag kedinginan tak kuasa, ingin rasanya segera pagi,, ntah kenapa tiap jam kebangun karena kedinginan pengen bangeeed pagi dengan matahari, sedangkan ditenda sebelah malah lomba kentut, candra ama jessica ntahlah mereka tidur atau tidak tapi setiap gw terbangun pasti mereka lagi ketawa2 dan kentut -____-  memang agak aneh, rasanya kasihan sidik yang sedang tidur ditenda itu juga hahahaha,,

hmmm matahari sudah terbit, cana sudah kembali foto2 sunrise tapi gw masih tertidur, rasanyaaa ngantuuk bangeed mungkin efek tidur bangun semalam dan saat kena matahari bawaanya pengen bobo aj😀 tapii keindahan matahari tak kuasa untuk dilewatkan, akhirnya gw banguun dan ikut foto2 hahaha,, ternyata anak2 yang laen udah pada bangun semua, ada yang sudah masak2 bahkan,, hahahaha setelah puas foto foto, sang perut bergejolak ingin segera dikeluarkan, yaa terpaksa d harus cari lahan untuk beradu😀 hahahhahahaha setelah itu lanjut ke tenda untuk sarapan dan siap2 kembali, packing dan kembali melanjutkan perjalanan.

Yuup saatnya untuk menjelajahi 7 peaks of merbabu. tak terasa satu demi satu puncak telah terlewati, antara capek, lelah dan senang😀 setelah sampe dipuncak keteng songo, kita istirahat dan makan siang, masak2 dulu trus setelah itu menikmati alam, tapi sayang kabut kebal sehingga keindahan merapi tak dapat dilihat. Dari keteng songo kita ke puncak tertinggi Merbabu, berfoto sejenak dan melepas lelah. Setelah itu lanjut turun lewat selo, aahh jalanya bener benar benaar benaar menantang, licin, dan jalurnya terlalu banyaak -___- dan bisa perosotaaaann, tepos dah nih pantat tapi dengan kebersamaan akhirnya kita bisa melewatinya semua, lalu saat di sabana kabut jadi keindahan alam sabanna selo tidak dapat dinikmati dengan maksimal. terus berjalan melewat beberapa pos, persediaan air yang mulai menipis tapi laksana surga rasanya ada sumber air di camp tetangga hahahahha asyiik dibagi air jadi lebih semangaad bahkan bisa lari2 jadinya untuk turun,

tapi sayang cana ada panggilan alam dan kita istirahat, setelah itu lanjut lagi turun hingga di pos selo. sesampainya di pos selo istirahat dan mandi, rasanya badan capeek semua apalagi dengan air yang sangaaad dingiiinn (jadi inget bandung, cimahi lebih tepatnya) hahahahha abis mandi, makanan udah tersedia, dan lanjut makan, lalu waktunya salonpas gel beraksi, panasny memberikan kepuasan,, hahahaha😀 sambil menunggu teman2 yang laen akhirnya kita ngobrol2 bersama, dan kemudian lanjut ngomongin bagaimana caranya pulang, akhirnya nyarter mobil sampe ke terminal lalu naek bus ke semarang sempet dipermainkan tapi akhirnya kita langsung menuju terminal utama dan naek bus lorena, yaa suatu pengalaman yang tak akan dilupakan, dan mengeluarkan uang banyak😦 but over all im happy😀

Pos Pendakian Selo

Sudah mandi, siaap berangkat menuju Jakarta

happy travelling,

*she

Categories: i love travelling | Tags: , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: