desa senaru

pagi ini rasanya agak kurang bersemangad untuk bangun pagi,, hehehe tapi karena harus pergi berpetualang, oleh karena itu kita bangun pagi pagi, buat sarapan, mandi dan berdandan hahahaha (dandan??)

hahahahaha,, setelah udah siap akhirnya gw jalan jalan juga ke desa senaru, sebenarnya ini desa adat didaerah lombok, jadi masih apa adanya😀

pas kesini mereka baru selesai melakukan pesta adat, aahh sayaang sekali gw kaga bisa liat,, padahal pasti seru d kalo liat keadaan pesta adat disini, pas gw kesini mereka baru selesai membersihkan alat2 masak dan yang digunakan untuk pesta adat tersebut. bertemu dengan anak anak desa, yang polos polos sungguh sangad terharu liatnya, manis manis sekali serta dengan bapak yg sudah puluhan tahun tinggal disana dan tidak pernah kemana2😀 bentuk arsitektur rumah serta kandang dan lumbung padi yang unik..

so, sambil berjalan jalan kita bisa mengenal adat istiadat budaya yang ada didaerah,, excited x_x

sedikit cerita tentang suku sasak😀

Suku Sasak adalah sukubangsa yang mendiami pulau Lombok dan menggunakan bahasa Sasak. Sebagian besar suku Sasak beragama Islam, uniknya pada sebagian kecil masyarakat suku Sasak, terdapat praktik agama Islam yang agak berbeda dengan Islam pada umumnya yakni Islam Wetu Telu, namun hanya berjumlah sekitar 1% yang melakukan praktek ibadah seperti itu. Ada pula sedikit warga suku Sasak yang menganut kepercayaan pra-Islam yang disebut dengan nama “sasak Boda”.

Asal nama sasak kemungkinan berasal dari kata sak-sak yang artinya sampan. Karena moyang orang Lombok pada jaman dulu berjalan dari daerah bagian barat Lombok (lurus) sampai kearah timur terus menuju sebuah pelabuhan di ujung timur pulau yang sekarang bernama Pelabuhan Lombok. Mereka banyak menikah dengan penduduk asli hingga memiliki anak keturunan yang menjadi raja sebuah kerajaan yang didirikan yang bernama Kerajaan Lombok yang berpusat di Pelabuhan Lombok. Setelah beranak pinak, sebagai tanda kisah perjalanan dari Jawa memakai sampan (sak-sak), mereka menamai keturunannya menjadi sak-sak, yang lama-kelamaan menjadi Sasak.

Adat istiadat suku sasak dapat anda saksikan pada saat resepsi perkawinan, dimana perempuan apabila mereka mau dinikahkan oleh seorang lelaki maka yang perempuan harus dilarikan dulu kerumah keluarganya dari pihak laki laki (diajak kawin dulu boo hahahha😀 ), ini yang dikenal dengan sebutan merarik atau selarian. Sehari setelah dilarikan maka akan diutus salah seorang untuk memberitahukan kepada pihak keluarga perempuan bahwa anaknya akan dinikahkan oleh seseorang, ini yang disebut dengan mesejati atau semacam pemberitahuan kepada keluarga perempuan. Setalah selesai makan akan diadakan yang disebut dengan nyelabar atau kesepakatan mengenai biaya resepsi.

semoga terinspirasi🙂

happy travelling😀

*she

Categories: i love travelling | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: