Papandayan dengan berbagai rasa

bulan juli kemaren gw naek gunung!

mungkin ini gunung pertama yg emang bener bener secara nyata gw naiki, karena kalo gunung2 sebelumnya yaa udah nyampe diatas pake mobil tinggal bangun tenda, atopun gunung2 yg tidak susah untuk dinaiki😀

excited, bingung, takud, dan degdegan hahahaha karena banyak rasa yg berkecamuk yg akhirnya membuat saya untuk tidak fokus, tapi harus fokus hahahhahaha

hari pertama berangkat, setelah belanja dan packing kita berangkat. naik metromini 62, lanjut dengan angkot ampe ke pasar rebo dan naik bus kearah Garut. sampainya di garut subuh dan hujan keras, sempet deg degan juga karena pasti medanya bakalan rusak dan licin. setelah menunggu hujan reda dan pagi sambil nunggu cana mencari spritus, gw nunggu diwarung depan. setelah semua perlengkapan siap kita berangkat naik bus dan dilanjutkan dengan naik ojeg.

sesampainya di pos papandayan, ternyata bertemu dengan teman teman yg ngetrip dulu, tapi mereka masih persiapan buat olahraga karena ada sekitaran 40orang. sedangkan gw sok pede banged buat naik. hehehe… abis mendaftar kita mulai melakukan pendakian dan sampailah di kawah papandayan, yg bikin sesak dan buat gw ngedrop alhasil cana harus bantu gw buat ngangkat tas gw ini, untuk melanjutkan perjalanan. Disekitaran hutan kita sempat berhenti sebentar untuk istirahat dan makan roti, kemudian lanjut ke pondok saladah.

hanya sekitar 2jam kita sampai di pondok saladah cari tempak lapak tenda dan kemudian lanjut masak masak, tidur ngobrol2 masak2 tidur masak menikmati senja foto foto narsis dan dilanjutkan dengan masak lagi lalu menikmatii bintang. Udara mulai dingin masuk ke tenda buat menghangatkan badan lalu masak air panas dan tidur.

besok pagi kita bangun pagi pagi dan naek ke puncak, ke tegal alun untuk foto2 liat pemandangan indah edelweis,

puas berfoto foto narsis, akhirnya kita kembali pulang kebawah lalu masak, makan siang dan kembali packing membersihkan tenda. perjalananpun berbeda dari yg sebelumnya karena kita lewat melewati jalur hutan mati, panas dan berbau menusuk. Sesampainya dipos kami kembali naik ojeg dan turun ke terminal guntur di Garut. Lalu memulai perjalanan pulang kembali ke jakarta.

untuk estimasi biaya trip kalee ini agak mahal dikarenakan hanya berdua dan tidak bisa sharing cost

  • bus jakarta – garut – jakarta 35000 x 2
  • bus dari terminal garut 6000
  • ojeg 20000 dan 25000
  • angkot kembali ke terminal garut 4000

happy travelling😀

*she

Categories: i love travelling | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: