Ranukumbolo

ini cerita sudah lama, tapi ada baiknya jika aku ceritakan kembali..

sesosok ranukumbolo yang membuatquu jatuh cinta❤ hahahahha

berawal dari membaca status teman tentang gunung semeru, kepikiran buat ngetrip kesana (ngetrip?? mendaki kalee) hahahaha tanpa punya pengalaman apa apa tanpa tau disana seperti apa sok pede aja buat mendaki buat trip ini🙂

merencanakan hari dan tanggal, cari tiket kesana kemari, nyicil peralatan peralatan karena emang nda punya x_x mulai dari sleeping bag, trekking pole, jaket, sandal, dan lain sebagainya„ hmm tak terasa bulan agustus sudah datang, setelah melewati cobaan hidup yg begitu berat beberapa bulan kebelakang rasanya liburan ini memang waktu yg tepat buat jalan jalan merilekskan segala sesuatu🙂

okay tepat pukul 09.00 cana udah ngantri dipemesanan tiket buat tanggal 27 Agustus 2011. dapet tiket udah aman rasanya untuk berangkat menuju kota malang, seiring dengan waktu yg cukup singkat melengkapi gear yang ada persiapan fisik dan mental dan juga logistik, akhirnyapun kita packing! tapi terbesit untuk berangkat sehari lebih cepat, dan kitapun mewujudkanya, mengantri dari subuh di terminal senen dan dapat tiket tambahan gerbong untuk kereta matarmaja gerbong lebaran. kasih kabar ke cana kalo dapat tiket dan menunggu kedatanganya.

setelah berkumpul di terminal senen, kita cari makan dan mengantri, ke pintu masuk menuju kereta yg katanya keretany akan segera datang. suasana didalam stasiun kereta sangat berbeda sekali dengan diluar halaman stasiun kertea tadi, kenapa? yaa karena disini lebih sepi dan lebih bersih (karena ada perubahan peraturan dari PT. KAI tentang jumlah penumpang dikereta ekonomi.) jadi bener bener berasa seperti naik kelas bisnis harga ekonomi ihihihihi nda ada pengap dan panas2an🙂

tidak terlalu ribet untuk desak2an menaiki kereta dan mengambil tempat duduknya, ternyata kereta berangkat ontime, pukul 15.30 udah berangkat dalam susah dan senang ngobrol sama orang sekitar tidur bangun tidur bangun foto2 dan sampailah kita di kota malang tepat pukul 10.00

nungguin temen cana yg katany mo nganterin ampe angkot warna putih buat ke pasar tumpang, kita menuju gerai xl buat charger, beli minuman yg dingin plus nyari toiled. sempet kepikiran buat mandi dulu tapi kayaknya tidak memungkinkan jadi yaa menunggu aja temanya cana. akhirnya sang kawan pun datang agak telat (saya sudah mulai bosan menunggu sebenarnya) ngobrol2 bentar dan kitapun dianterin ke pertigaan buat naik angkot putih itu. sampai di tumpang udah didatengin calo buat ditawarin kendaraan menuju ranu pani. yaak setelah terjadi negoisasi maka kita setuju dengan naek ojeg dulu. sebelumnya ke warung mahameru buat beli makanan lanjut ke alfamart buat menambah pembekalan.

yeee lets go rideee„ hahahha naek ojeg untuk kurung waktu perjalanan 2jam, agak2 gempor c😦 tapi marilah kita jelajahi. spot pertama tuh puskesmas terdekat untuk minta surat keterangan sehat biar bisa mendaki, baru d lanjut keatas, sempat terjadi beberapa kali jatuh dari motor bikin dengkul luka betis luka dan udah mulai jalan dulu karena motornya nda kuat bonceng gw (huaa harus lebih menguruskan badan lagi ) sampai di view bromo dan padang savananya kita berenti buat istirahat dan sempat foto2 dulu. hihihi narsissstt. Lanjut naik ojeg nyampe juga ke pos ranu pani, ternyata udah ada yg baru turun dari sana lumayan banyak dan ada bule juga, hihihi. gw packing ulang tas dan cana ngelakuin pendaftaran, trus lanjut kita naek keatas. yaa perjalanan yg memuaskan sekali sampai di ranupani.

dari ranupani mulai berangkat lagi mendaki selangkah demi langkah hingga disekitaran punggungan bukit kita istirahat buat makan, lalu lanjut lagi melewati pos 1 udah mulai gelap dan dingin ambil senter mulai jalan lewati pos pos berikutnya lewati jembatan merah watu rejeng hingga pos 4 yg ada belokan menuju keatas, aarrgghh aku kira sudah tak ada tanjakan lagi ternyata masih ada😦 setelah tanjakan tak terasa cahaya terang dari danau ranukumbolo sudah terpancar kita lanjut trus, ketemu para pemancing untuk nanyain jalan dan akhirnya tibalah di danau ranukumbolo yg penuh cerita itu. badan sudah mulai kedinginan. cana langsung pasang tenda, setelah tenda berdiri gw masuk kedalam untuk menghangatkan diri dan membereskan tenda, perjalanan selama 4jam cukup melelahkan. setelah itu cana mulai masak air dan indomie perut sudah terisi dengan yg panas dan kita mulai tidur. Ahhh ntarh jam berapa kaki saya kedinginan dan kram setelah dicek suhu hingg -5’C oooohhh tidaaakkk diingggiiiiinnn😦 yang ada dihati hanya segeralah pagi.

Tuhan menjawab doa, pagi segera datang, subuh2 udah keluar untuk menyongsong sang mentari„ ouw indahnya ranukumbolo yang membuatquu sangad jatuh cinta🙂 matahari yg berwarna ungu desiran angin, rasanya semua keletihan sudah hilang dan tak ingin beranjak darisana. apa daya sang mentari ingin menunjukan kekuasaanya dan cerhapun datang, segera kami membereskan tenda, mencari porter dan beranjak menuju kalimati.

tak perlu waktu lama untuk sampai di kalimati istirahat lalu memasak, makan dan kemudian dilanjutkan untuk tidur menunggu subuh untuk bertemu sang mahameru. waktupun cepat berlalu dan banyak sekali para wisatawan lainya yg juga bersama sama ingin bertemu mahameru. saat pukul 00.00 kami pun berangkat melewati udara dingin dan kakunya pohon membuat bulu kuduk tak berhenti untuk merinding. setelah sampai di shelter pos 1, apa daya diriquu tidak kuat untuk beranjak kembali, keputusan untuk turunpun diambil, dengan sangaad menyesal menangis dalam hati karena aku tak dapat sampai dipuncak, kondisi tubuh yg menurun dan sudah tak dapat dipaksakan lagi, akhirnya cana dan porter ikut mengantarkan gw kebawah. sampai ditenda kaki sudah tak dapat digerakan kaku dan kram rasany sudah tak dapat merasakan apa2, setelah dibalut dengan salonpas gel dan kain, kaki mulai dapat bereaksi, dan kembali sayapun beristirahat.

sekitar pukul 2 subuh cana kembali berangkat naik keatas ntah pengalaman apa yg dy rasakan, tapi gw yakin suatu pengalaman yg tak dapat dilupakan. Pagi hari sekitar pukul 7, cana sudah kembali dengan berdebu dan raut muka yg bahagia, aku tau dy sangat menikmati perjalanan ini. setelah cukup beristirahat saatnya kita memasak dan packing kembali ke ranu kumbolo :”>

perjalanan kembali ke ranu kumbolo dibilang cukup cepat hanya 1 jam setengah kami sudah kembali ke ranukumbolo beristirahat sebentar membersihkan kaki di dinginya air dan dilanjutkan dengan packing barang barang untuk kembali ke pos ranupani. tapi kita tidak melewati jalur yg sama melainkan kembali naik gunung melewati gunung ayek ayek, memang lebih memangkas waktu hanya saja lebih menguras tenaga, karena kita harus melewati gunung hingga puncakny dan lalu turun kembali. hampir 3jam berlalu dan kita sampai di pos ranupani. rasanya lelah senang dan bahagia, karena perjalanan ini sungguh suatu perjalanan yang tak akan dilupakan😀

sampai diranupani kita pesan jip dan ternyata harus mengantar orang dulu ke bromo, ahh beruntung bisa jalan jalan ke bromo lewat pasir berbisik, hahaha menerjang abu„ bener bener d pengalaman yg lain.😀 dari bromo kita kembali ke pasar tumpang dan lanjut ke terminal malang tapi sayang kita ketinggalan bus dan akhirnya harus cari penginapan untuk beristirahat dan membersihkan diri😀

ahh suatu perjalanan yang benar benar fantastis😀

Special Thanks to:

Tuhan YME

mama dan papa

cana

porter dan semua orang2 yg turut menyukseskan perjalanan saya ini.😀

estimasi biaya:

  • kereta matarmaja 51000 x 2 (PP)
  • angkot putih ke pasar tumpang 5000
  • ojeg 85000
  • porter 150000
  • registrasi 10000
  • jeep 50000
  • angkot pasar tumpang ke terminal malang 3000
  • penginapan 125000

Happy Travelling😀

Categories: i love travelling | Tags: , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: